Tentang Wine Dan Cara Menyimpannya

Wine atau anggur dalam bahasa Indonesia adalah suatu minuman berakohol yang dibuat dari sari buah anggur. Minuman ini di buat dari hasil fermentasi gula yang ada di dalam buah anggur tersebut.

Ada beberapa jenis minuman wini daintaranya adalah white wine, red wine, rose wine, sweet wine, Sparkling Wine, dan Fortified Wine. Red wine dan white wine adalah adalah jenis wine yang  paling populer dibanding jenis wine yang lainnnya. Padahal rasa dan sensasi wine yang lainnya tidak kalah nikmat dan lebih diburu oleh para pecinta wine. Seperi rose wine dengan ciri khas warna nya yang kemerah jambuan, sweet wine dengan rasa yang lebih cenderung manis, sparkling wine dengan nama lainnya yaitu champaigne, dan fortified wine denan kadar alkohol nya yang kebih tinggi dibanding dengan wine yang lainnya.

Kualitas wine berpengaruh dari cara penyimpanan nya. Menyimapan wine haruslah dengan baik dan benar. Bila kita menyimpan dengan tidak benar maka cita rasa dari wine tersebut dapat berubah. Janganlah menyimpan wine dengan temperatur suhu yang tinggi dan terlalu rendah, karna dapat merusak cita rasa dari wine tersebut. Usahakan untuk menyimapan wine di dalam ruangan tertup dan bersuhu sekitar 12-140 C dan di tempat yang minim dari cahaya.  Jauhkan dari wine dari benda-benda yang berbau tajam karna dapat merusak aroma dari wine tersebut. Jika anda mempunya wine yang menggunkan sumbatan atau tutup yang terbuat dari bahan gabus usakan wine terssebut untuk di simpan dalam posisi botol tertidur. Demikian tips dari saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s